LPCR.OR.ID – Pada hari Jumat, 26 Desember 2025, mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta melaksanakan kegiatan Proyek Al-Ma’un yang bertempat di Komunitas Mandiri Umum HIDIMU, Gunungkidul. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan lima orang tua dan tiga anak dari anggota HIDIMU Gunungkidul, yang menunjukkan partisipasi dan antusiasme tinggi.
Pelaksanaan kegiatan Proyek Al-Ma’un ini merupakan bagian dari pemenuhan tugas mata kuliah Keimanan dan Kemanusiaan. Tujuannya adalah untuk menanamkan nilai keimanan, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab kemanusiaan kepada mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nyata dari ajaran Islam yang terkandung dalam surat Al-Ma’un, khususnya terkait tanggung jawab sosial dalam membantu sesama, bahkan melalui hal-hal kecil. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep keimanan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sosial secara langsung.
Rangkaian Kegiatan yang Bermakna
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan perkenalan oleh mahasiswa. Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan materi mengenai peran penting penanaman pohon dalam menjaga keseimbangan alam, mencegah banjir, memperbaiki kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi semua orang. Penting untuk diketahui bahwa anak-anak dengan disabilitas, termasuk yang mengalami cerebral palsy, juga perlu memahami pentingnya penanaman pohon karena mereka merupakan bagian dari masyarakat. Melalui edukasi yang sederhana, ramah, dan inklusif, penanaman pohon dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermakna. Hal ini menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, serta kepercayaan diri anak-anak dalam menjaga lingkungan.
Selanjutnya, mahasiswa mengajak anak-anak bermain. Melalui kegiatan bermain, anak-anak diajak untuk bergerak dan meraba berbagai hal dengan cara yang menyenangkan. Permainan sederhana seperti mewarnai dapat membantu melatih kemampuan motorik dan sensorik anak dengan cerebral palsy secara bertahap. Untuk mendukung pembuatan lingkungan yang lebih baik, orang tua dari anak-anak pengidap cerebral palsy diberikan bibit tanaman sebagai dukungan dan simbol harapan bahwa seperti bibit yang dirawat hingga tumbuh, anak juga tumbuh dengan cinta, kesabaran, dan perhatian.
Membangun Kebersamaan dan Dukungan
Untuk membangun kehangatan antara mahasiswa, orang tua, dan anak pengidap cerebral palsy, mahasiswa mengajak mereka untuk makan siang bersama. Acara diakhiri dengan pembagian sembako dan makanan ringan sebagai wujud kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pokok untuk keluarga dan anak-anak.
Seluruh rangkaian kegiatan Proyek Al-Ma’un berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai rencana yang telah disusun. Ketua HIDIMU Gunungkidul, Ibu Sri Lindayani, memberikan sambutan dan dukungan yang baik terhadap kegiatan ini. Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi anak-anak dan orang tua, serta menjadi pengalaman pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan nilai empati, kepedulian sosial, dan tanggung jawab.
Kontributor: Alya Pangestu
Mahasiswi S1 Kebidanan Universitas Aisyiyah Yogyakarta
