LPCR.OR.ID – Sleman – Komunitas Mublighat Hijrah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya menabung bagi anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Krapyak dan diikuti oleh sekitar 70 anak yang merupakan santri TPA di lingkungan masjid tersebut.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak usia dini kepada anak-anak. Sosialisasi ini dipandu oleh anggota komunitas Mublighat Hijrah yang memberikan pemahaman sederhana mengenai cara mengelola uang secara bijak. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa menabung merupakan kebiasaan baik yang dapat membantu mereka belajar disiplin serta menghargai uang yang dimiliki.
Acara dimulai dengan pembukaan dan perkenalan antara anggota komunitas Mublight Hijrah dengan para santri TPA. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak terlihat bersemangat mengikuti kegiatan yang diadakan di lingkungan masjid tersebut. Setelah sesi perkenalan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian menabung serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materi, para pemateri menjelaskan bahwa menabung tidak harus dimulai dengan jumlah yang besar. Anak-anak dapat memulainya dari hal yang sederhana, seperti menyisihkan sebagian kecil dari uang jajan mereka setiap hari. Dengan cara tersebut, anak-anak dapat belajar membiasakan diri menyimpan uang secara rutin.
Selain menjelaskan manfaat menabung, para pemateri juga memberikan contoh sederhana mengenai tujuan menabung. Anak-anak diberi gambaran bahwa uang yang ditabung dapat digunakan untuk membeli keperluan sekolah, perlengkapan belajar, atau kebutuhan lainnya di masa mendatang. Hal ini bertujuan agar anak-anak memahami bahwa menabung memiliki manfaat yang nyata dalam kehidupan mereka.
Agar kegiatan tidak terasa membosankan, sosialisasi ini juga dikemas dengan cara yang interaktif. Anak-anak diajak berdiskusi mengenai pengalaman mereka menggunakan uang jajan. Beberapa anak juga menceritakan kebiasaan mereka ketika mendapatkan uang dari orang tua. Melalui diskusi tersebut, para pemateri kemudian memberikan arahan bahwa sebagian dari uang tersebut dapat disisihkan untuk ditabung.
Kegiatan ini juga diselingi dengan permainan edukatif yang berkaitan dengan kebiasaan menabung. Melalui permainan tersebut, anak-anak diajak memahami konsep menabung dengan cara yang lebih menyenangkan. Suasana kegiatan pun menjadi lebih hidup karena anak-anak dapat belajar sambil bermain bersama teman-temannya.
Salah satu bagian menarik dari kegiatan ini adalah pembagian celengan kepada seluruh peserta. Setiap anak yang mengikuti kegiatan sosialisasi mendapatkan satu buah celengan yang dibagikan langsung oleh anggota komunitas Mublight Hijrah. Pembagian celengan ini bertujuan untuk mendorong anak-anak agar dapat langsung mempraktikkan kebiasaan menabung di rumah.
Anak-anak terlihat sangat senang ketika menerima celengan tersebut. Mereka tampak antusias dan berjanji akan mulai menabung menggunakan celengan yang telah diberikan. Dengan adanya celengan tersebut, diharapkan anak-anak memiliki sarana sederhana untuk menyimpan uang mereka secara mandiri.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Krapyak yang berlokasi di wilayah Triharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55514. Masjid ini menjadi tempat kegiatan TPA yang rutin diikuti oleh anak-anak di lingkungan sekitar sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk melaksanakan kegiatan edukasi tersebut.
Melalui kegiatan ini, komunitas Mublight Hijrah berharap anak-anak dapat mulai memahami pentingnya menabung dan membiasakan diri menyisihkan sebagian uang yang mereka miliki. Kebiasaan menabung diharapkan dapat membantu anak-anak belajar hidup hemat, lebih disiplin, serta mampu mengatur keuangan secara sederhana sejak usia dini.
Para pengurus TPA dan masyarakat sekitar juga menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai bahwa sosialisasi tersebut memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak karena tidak hanya memberikan pembelajaran agama melalui kegiatan mengaji, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan anak-anak TPA di Masjid Al-Ikhlas Krapyak dapat mulai menerapkan kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka di masa depan, sekaligus membentuk karakter yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola uang.
Kontributor: Shabrina Wulandari*
Mahasiswa Universitas Aisyiyah Yogyakarta
