Ikuti Semarak Lomba CRM Award 2025 | Menangkan Hadiah Total Rp54 Juta!

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – Tritih Wetan, Cilacap – Semarak kemerdekaan mewarnai Desa Tritih Wetan pada Ahad, 10 Agustus, saat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tritih Wetan menggelar Jalan Sehat Berkemajuan untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Sekitar seribu peserta dari berbagai lapisan masyarakat memadati area lapangan sejak pagi. Acara dibuka dengan sambutan oleh PJ Kepala Desa Tritih Wetan, Syihab Alfaritsi, S.Sos., M.AP., yang mengapresiasi antusiasme warga.

“Kegiatan seperti ini sangat positif, menguatkan kebersamaan, menyehatkan tubuh, dan memupuk rasa cinta tanah air,” ungkapnya.

Setelah sambutan, Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cilacap, H. Kuswan Hasan, S.E., S.T., melepas peserta secara resmi. Rute jalan sehat membawa peserta menyusuri jalan-jalan desa yang asri, diiringi tawa dan semangat kebersamaan.

Setibanya di garis akhir, peserta menikmati sarapan sehat gratis yang disiapkan panitia. Suasana semakin meriah dengan pembagian doorprize berupa peralatan rumah tangga, paket sembako, dan hadiah hiburan.

Ketua PRM Tritih Wetan, H. Slamet Supoyo, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat luar biasa. Jalan sehat ini bukan hanya untuk kesehatan jasmani, tapi juga mempererat ukhuwah. Semoga kegiatan ini terus menjadi agenda rutin yang membawa manfaat bagi semua,” tuturnya.

Salah satu peserta, Muhamad Wafieq Abdulwafie, merasa gembira dapat ikut serta.

“Senang sekali ikut jalan sehat. Badan jadi segar, bisa ketemu banyak teman, menikmati sarapan gratis, bahkan ada kesempatan dapat hadiah. Tahun depan semoga lebih meriah lagi,” ujarnya dengan senyum sumringah.

Jalan Sehat Berkemajuan di Tritih Wetan tahun ini bukan sekadar peringatan kemerdekaan, tetapi juga wujud sinergi antara warga, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan desa yang sehat, guyub, dan berkemajuan.