Dapatkan berita terbaru Cabang, Ranting dan Masjid Muhammadiyah di WhatsApp

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – Mahasiswa kelompok 2 Program Studi Administrasi Publik Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melaksanakan Proyek Al-Ma’un di Panti Asuhan Asy Syakuur yang berlokasi di Dusun Panduwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Proyek ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada bantuan materi, tetapi juga pada penguatan nilai empati, solidaritas, dan rasa kemanusiaan.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Anisa Nadya Mentari, bersama seluruh anggota kelompok yang penuh semangat berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di panti asuhan.

Proyek Al-Ma’un terinspirasi dari kandungan Surat Al-Ma’un yang mengajarkan umat Islam untuk peduli terhadap anak yatim dan kaum yang membutuhkan (dhuafa), serta menekankan pentingnya kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini mengajak mahasiswa untuk memahami bahwa nilai-nilai keislaman tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.

Rangkaian Kegiatan dan Bentuk Bantuan

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada anak-anak Panti Asuhan Asy Syakuur. Bantuan yang diberikan meliputi karpet untuk kenyamanan dan kebersihan lingkungan panti, paket sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta snack yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan kepada anak-anak. Bantuan diserahkan secara simbolis dan penuh kehangatan sebagai wujud kepedulian serta rasa kebersamaan antara mahasiswa dan pihak panti asuhan.

Ketua pelaksana, Nadya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa Proyek Al-Ma’un bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi juga sarana pembelajaran karakter dan penguatan nilai kemanusiaan. “Kami berharap melalui Proyek Al-Ma’un ini, mahasiswa dapat lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya dan termotivasi untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Aktivitas Interaktif dan Edukatif

Kegiatan Proyek Al-Ma’un juga diisi dengan berbagai aktivitas interaktif dan edukatif yang melibatkan anak-anak panti asuhan secara langsung. Mahasiswa mengajak anak-anak bermain game bersama untuk menciptakan suasana yang ceria dan penuh keakraban. Kreativitas dalam permainan bertujuan untuk membangun kedekatan emosional serta memberikan ruang bagi anak-anak panti untuk berekspresi dengan penuh kegembiraan. Selain itu, panitia juga memberikan pertanyaan seputar pengetahuan Islam dengan metode yang sederhana dan menarik, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.

Anak-anak panti asuhan terlihat sangat antusias dan gembira mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun. Tawa, keceriaan, dan semangat mereka mencerminkan keberhasilan kegiatan ini dalam menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan memberikan pengalaman berharga bagi kedua belah pihak.

Melalui kegiatan ini, Kelompok 2 Prodi Administrasi Publik UNISA Yogyakarta berharap nilai kepedulian sosial dan keislaman dapat terus ditanamkan, serta menginspirasi pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang.

Kontributor: Pramesti Kirana Satyanagari
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta. Lahir di daerah dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.

l

Bagikan