Dapatkan berita terbaru Cabang, Ranting dan Masjid Muhammadiyah di WhatsApp

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – Ogan Ilir, 20 Maret 2026 — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ogan Ilir menyelenggarakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah secara serentak di 13 titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Ogan Ilir pada Jumat, 20 Maret 2026. Pelaksanaan ini dihadiri oleh warga Muhammadiyah dan masyarakat umum yang memadati lokasi dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Sejak pagi hari, jamaah telah berdatangan ke berbagai titik pelaksanaan. Lapangan, halaman masjid, hingga kompleks pendidikan Muhammadiyah dipenuhi oleh jamaah yang mengikuti ibadah dengan tertib, aman, dan khidmat. Suasana religius yang tercipta mencerminkan kuatnya semangat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Adapun 13 titik pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H tersebut meliputi PCM Lorok/Parit di Lapangan SMP Muhammadiyah Lorok, PCM Serijabo di Lapangan SD Muhammadiyah Serijabo, PRM Tanjung Raja di Lapangan Perguruan Muhammadiyah Tanjung Raja, PCM Arisan Gading di Halaman Masjid Al-Birr, PCM Talang Balai di Halaman SDM 25 Talang Balai, PCM Sungai Pinang di Halaman Masjid Baiturrahman, PCM Seri Kembang di dua titik yaitu Komplek Perguruan Muhammadiyah dan Masjid Badrurrahmad, PCM Meranjat di Lapangan SD Muhammadiyah Meranjat, PRM Tebing Gerinting, PRM Tanjung Gelam di Masjid Al-Hikmah, PRM Tanjung Laut, serta PRM Limbang Jaya.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Ogan Ilir, Sudarta Salman, S.E., M.M., mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idul Fitri dengan sikap bijaksana dan penuh kedewasaan. Ia menegaskan bahwa perbedaan merupakan hal yang lumrah dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menyalahkan.

Ia menjelaskan bahwa dalam Islam terdapat konsep tanawwu’, yaitu keberagaman dalam praktik ibadah yang memiliki dasar dalil yang sahih. Menurutnya, hal tersebut merupakan kekayaan dalam ajaran Islam yang harus dipahami dengan baik demi menjaga persatuan umat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Muhammadiyah menetapkan awal bulan Hijriah menggunakan metode hisab melalui Kalender Hijriah Global Tunggal sebagai bagian dari ikhtiar menuju kesatuan kalender Islam secara global.

Momentum Idul Fitri, lanjutnya, bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi titik awal untuk mempertahankan nilai-nilai ibadah yang telah dilatih selama bulan Ramadhan. Ia mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan ketakwaan, menjaga konsistensi ibadah wajib dan sunnah, membaca Al-Qur’an, serta mengamalkan amar ma’ruf nahi munkar dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh umat Islam, seraya berharap agar seluruh amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan menjadikan umat Islam pribadi yang lebih baik.

Sementara itu, Sekretaris PDM Ogan Ilir, Marta Pujiono, S.Kom.I, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan persatuan umat di Kabupaten Ogan Ilir.(MP)

Bagikan