LPCR.OR.ID – Bantul – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo Barat menggelar Pengajian Ahad Pagi pada Ahad, 1 Februari 2026, bertempat di Masjid Al-Muthohar Bekelan, Tirtonirmolo. Pengajian yang diikuti jamaah dari berbagai kalangan (yang juga dihadiri Lurah Tirtonirmolo Barat, Subagyo, M.Pd. beserta istri) ini diisi oleh Ustaz Prawoto, S.Ag., MLM, Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM ) Sleman.
Dengan momentum menyambut Ramadan 1447/2026 pengajian disampaikan dengan penekanan pada pentingnya iman, takwa, dan kepedulian sosial dalam menyongsong bulan suci Ramadan.
Dalam ceramahnya, Ustaz Prawoto mengutip Surat Al-A‘raf ayat 96, yang artinya:
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.”
“Ayat ini menegaskan hubungan erat antara iman, takwa, dan turunnya keberkahan dari Allah,” tegas Ustaz Prawoto.
“Dari ayat di atas, Allah menjanjikan, jika penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, maka akan dibukakan keberkahan dari langit dan dari bumi. Ini bukan janji biasa, tetapi janji langsung dari Allah,” ujar Ustaz Prawoto.
Ustaz Prawoto menjelaskan bahwa keberkahan yang dimaksud tidak hanya bersifat materi, tetapi juga mencakup ketenteraman hidup, keharmonisan sosial, dan keselamatan bersama.
“Berkah itu luas maknanya, bisa berupa rezeki yang cukup, lingkungan yang aman, keluarga yang tenteram, dan masyarakat yang rukun,” tambah Ustaz Prawoto yang juga menjabat Manajer Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Selain itu, Ustaz Prawoto juga mengingatkan jamaah pada pesan Surat Ali ‘Imran ayat 92, yang menekankan pentingnya berinfak dari harta yang paling dicintai.
“Kita tidak akan sampai pada derajat kebajikan yang sempurna sebelum berani mengeluarkan harta yang kita sukai. Bukan sisa, bukan yang tidak terpakai,” tegasnya.
Menurutnya, prinsip tersebut telah dicontohkan secara nyata oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah.
“Kiai Ahmad Dahlan tidak hanya mengajarkan ayat, tetapi mempraktikkannya. Harta yang beliau cintai justru disedekahkan untuk kepentingan umat,” ungkap Ustaz Prawoto, merujuk pada berbagai riwayat sahih tentang keteladanan sang pendiri Muhammadiyah.
Menjelang masuknya bulan suci Ramadan, Ustaz Prawoto mengajak jamaah untuk mempersiapkan diri secara mental dan spiritual.
“Ramadan itu bukan datang tiba-tiba. Ia perlu disambut dengan latihan iman, latihan ikhlas, dan latihan amal saleh,” katanya.
Ia menekankan bahwa sedekah tidak harus besar, yang terpenting adalah keikhlasan.
“Sedekah itu tidak diukur dari jumlahnya, tetapi dari keikhlasannya. Sedikit tapi ikhlas, insyaallah bernilai besar di sisi Allah,” ujarnya.
Selain sedekah, Ustaz Prawoto juga menganjurkan jamaah untuk memperbanyak puasa sunah, membaca Al-Qur’an, serta menjaga salat tepat waktu dan berjamaah di masjid atau musala.
“Kalau sebelum Ramadan kita sudah terbiasa puasa, rajin ke masjid/musala, dan dekat dengan Al-Qur’an, maka Ramadan akan terasa lebih ringan dan lebih bermakna,” tuturnya.
Semantara Ketua PRM Tirtonirmolo Barat, Sofriyanto menyatakan harapan dan optimisme terhadap ghirah dan antusiasmenya jamaah yang hadir dalam setiap pengajian yang diselenggarakan oleh PRM Tirtonirmolo Barat.
“Kami jajaran PRM Tirtonirmolo Barat berharap pengajian rutin ini dapat menjadi sarana penguatan iman, silaturahmi antar takmir dan jamaah masjid/musala dan masyarakat umum sekaligus kepedulian sosial masyarakat dalam menyongsong Ramadan 1447 Hijriah,” pesan Sofriyanto.
“Pengajian Ahad Pagi itu pun menjadi pengingat bersama bahwa menyambut Ramadan bukan hanya soal kalender, tetapi tentang kesiapan iman dan keikhlasan hati untuk berbagi, dan komitmen kita mengisi hati selama ramadan dengan kebaikan, jiwa dengan kesabaran, dan pikiran dengan ketenangan,” pungkas Sofriyanto.
Pengajian Ahad Pagi ini walau ditandai dengan cuaca hujan sejak subuh namun berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme 400an jamaah yang hadir memadati Masjid Al-Muthohar sampai ke halaman masjid selain yang di lantai dua masjid.
