Dapatkan berita terbaru Cabang, Ranting dan Masjid Muhammadiyah di WhatsApp

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci pada Jumat, 16 Januari 2026, bertempat di Kampus 2 Kedungtuban. Kegiatan ini diikuti oleh santri putra dan putri sebagai bagian dari ekstrakurikuler wajib Tapak Suci, yang menjadi instrumen penting dalam pembinaan fisik, mental, dan karakter santri di lingkungan pesantren. UKT diselenggarakan bekerja sama dengan ortom Tapak Suci dan para penguji dari pelatih unit latihan Tapak Suci di pesantren.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Kepala Pengasuh Kampus 2 Putra, Meinar Y. Dalam pengarahannya, Meinar menekankan bahwa UKT bukan sekadar ujian teknik bela diri, tetapi juga ujian kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran santri dalam memaknai latihan yang selama ini dijalani. Setelah pembukaan, para penguji Tapak Suci memberikan pengarahan teknis terkait alur ujian, penilaian teori, dan praktik.

Pelaksanaan UKT terdiri dari dua komponen utama, yaitu ujian teori dan ujian praktik. Ujian teori menguji pemahaman santri terhadap materi dasar Tapak Suci, hingga materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Pada bagian praktik, santri diuji di lima pos berbeda yang masing-masing memuat materi gerak, teknik, dan penguasaan jurus sesuai tingkatan. Suasana ujian tampak serius namun antusias, dengan santri berbaris rapi mengenakan seragam merah khas Tapak Suci.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan prosesi penutupan sekaligus pelantikan kenaikan tingkat bagi santri yang dinyatakan lulus UKT. Prosesi ini menjadi momen simbolis bahwa santri telah melewati satu tahapan pembinaan dan siap memikul tanggung jawab baru sebagai kader Tapak Suci di lingkungan At-Tajdid.

Direktur Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora, Ahmad Furqony, menyampaikan bahwa UKT Tapak Suci merupakan bukti bahwa pesantren tidak hanya fokus pada penguatan ilmu agama dan akademik, tetapi juga pada pembinaan fisik dan mental. Menurutnya, kader Tapak Suci harus tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia, sehingga keahlian bela diri harus sejalan dengan sikap rendah hati dan tanggung jawab.

Kepala Pengasuh Kampus 1 Putri, Basit A., menambahkan bahwa kegiatan Tapak Suci sangat membantu membentuk kepercayaan diri santri putri. Melalui latihan rutin dan UKT, santri putri dilatih untuk berani, kompak, dan mampu menjaga diri dengan tetap menjaga adab dan etika sebagai santri.

Salah satu penguji dan pelatih Tapak Suci, Winardi, mengungkapkan bahwa UKT tahun ini menunjukkan peningkatan kesiapan santri, baik dari segi teknik maupun kedisiplinan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat berjalan sukses, aman, dan lancar, serta mengucapkan terima kasih atas partisipasi pihak pesantren dan seluruh tim. Ia berharap ke depan UKT dapat terus mencetak bibit-bibit kader yang bermanfaat, berprestasi, dan membanggakan.

Santri putra bernama Rozi menyatakan bangga dapat mengikuti UKT dan berharap kenaikan tingkat ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki jurus dan kedisiplinan. Ia merasakan bahwa latihan Tapak Suci membantunya menjadi lebih kuat secara fisik dan lebih siap secara mental dalam menghadapi tantangan kegiatan di pondok sehari-hari.

Sementara itu, santri putri Siti Khusnul menyatakan bahwa UKT Tapak Suci membuatnya belajar menata niat, melawan rasa takut, dan menghargai proses latihan yang tidak mudah. Ia merasa lebih percaya diri dan bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar Tapak Suci At-Tajdid.

Melalui UKT Tapak Suci ini, Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan yang variatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembinaan karakter santri secara menyeluruh.

Bagikan