Tunjukkan Karya Cabang Ranting-mu, menangkan hadiah puluhan juta rupiah!

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – Bangka Belitung – Upaya menguatkan Persyarikatan Muhammadiyah terus dilakukan secara berkelanjutan. Berangkat dari keyakinan bahwa cabang, ranting, dan masjid merupakan jantung gerakan Muhammadiyah, Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Penguatan Ideologi Persyarikatan bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), pimpinan cabang, ranting, serta pendataan masjid Muhammadiyah di Kabupaten Belitung, Selasa (29/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Belitung tersebut dihadiri sebanyak 47 peserta yang terdiri atas unsur PDM Belitung, organisasi otonom (Ortom), pimpinan cabang dan pimpinan ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Belitung. Forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan arah gerakan agar Muhammadiyah tetap kokoh bertumpu pada basis akar rumput.

Rombongan LPCRPM PWM Bangka Belitung dipimpin Wakil Ketua PWM Bangka Belitung yang membidangi LPCRPM, Gatot Afrianto, S.Sos.I., M.Pd., didampingi Ketua LPCRPM PWM Bangka Belitung Ashan Rais, S.IP., Sekretaris LPCRPM PWM Bangka Belitung A. Rodiansyah, S.E., M.Pd., serta Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Dr. Fadillah Sabri, S.T,M.Eng.IPM yang hadir sebagai narasumber utama.

Ketua PDM Belitung, H.M. Turfan Amir, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian PWM Bangka Belitung melalui LPCRPM yang terus melakukan pembinaan hingga ke daerah. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam menjaga keberlangsungan Persyarikatan, terutama melalui penguatan cabang dan ranting sebagai fondasi utama gerakan Muhammadiyah.

“Penguatan cabang dan ranting sangat penting karena di sanalah denyut kehidupan Persyarikatan berada. Kehadiran LPCRPM memberikan semangat sekaligus penguatan bagi kami untuk terus menghidupkan Muhammadiyah dari akar rumput,” ujarnya.

Dalam sesi materi, Dr. Fadillah Sabri menegaskan bahwa penguatan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), cabang, ranting, dan masjid tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, AUM merupakan pintu masuk dakwah Muhammadiyah yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal dikenal sebagai gerakan dakwah yang diwujudkan melalui amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, keberhasilan Muhammadiyah tidak semata diukur dari megahnya bangunan atau besarnya aset yang dimiliki, melainkan dari tingkat kepercayaan masyarakat yang dibangun melalui pelayanan yang berkualitas, tata kelola yang berintegritas, dan komitmen dalam menghadirkan kemaslahatan.

“Keunggulan Amal Usaha Muhammadiyah tidak dimulai dari gedung yang megah, tetapi dari kepercayaan masyarakat. Kepercayaan itu lahir dari mutu pelayanan, integritas, serta konsistensi dalam memberikan manfaat kepada umat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa cabang, ranting, dan masjid harus menjadi pusat pembinaan umat sekaligus ruang kaderisasi yang hidup. Dari sinilah lahir kader-kader Persyarikatan yang akan melanjutkan dakwah Muhammadiyah di masa mendatang. Oleh sebab itu, penguatan ideologi Persyarikatan harus berjalan beriringan dengan pengembangan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan AUM.

Sebelum menghadiri agenda silaturahmi di PDM Belitung, rombongan PWM Bangka Belitung terlebih dahulu memenuhi undangan peringatan Hari Jadi Pulau Seliu ke-130. Pada kesempatan tersebut, Dr. Fadillah Sabri, S.T,M.Eng.IPM memberikan sambutan dan motivasi kepada masyarakat, sekaligus menyerahkan beasiswa kepada tiga pelajar dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung yang bertugas di Pulau Seliu agar menjadikan KKN sebagai ruang pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jadilah mahasiswa yang hadir membawa solusi. Berikan pengabdian terbaik untuk masyarakat Pulau Seliu sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” pesannya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, LPCRPM PWM Bangka Belitung berharap semangat menghidupkan cabang, ranting, masjid, dan Amal Usaha Muhammadiyah semakin mengakar di seluruh daerah. Dengan fondasi ideologi yang kuat serta tata kelola organisasi yang baik, Muhammadiyah diharapkan terus mampu menjalankan misinya sebagai gerakan Islam berkemajuan yang menghadirkan pencerahan dan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Bagikan