LPCR.OR.ID – KEBUMEN — Kalimat “menggerakkan kaum muda, menguatkan jamaah” resmi diangkat menjadi tema besar dalam perhelatan akbar Cabang Ranting Masjid (CRM) Award VII yang akan diselenggarakan di Gombong pada 21–24 Januari 2027 mendatang.
Dalam sambutannya pada agenda Kick Off CRM Award VII yang berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimogo), Kebumen, pada Ahad (19/7/2026), Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jamaluddin Ahmad, menyampaikan bahwa tema ini sangat krusial. Menurutnya, keterlibatan anak muda merupakan salah satu indikator dan syarat mutlak untuk meraih kesuksesan dakwah persyarikatan, khususnya di ranah akar rumput Cabang dan Ranting.
Jamal menjelaskan, strategi berbasis kepemudaan ini telah dicontohkan secara nyata oleh Baginda Nabi Muhammad SAW yang melahirkan murid-murid dari kalangan anak muda di awal masa dakwahnya, seperti Abu Bakar, Umar, Usman, Ali, dan sahabat lainnya.
“Dengan anak-anak muda tersebut, dakwah Nabi mencapai kejayaan dan meraih kesuksesan besar,” terang Jamaluddin Ahmad di hadapan para peserta acara.
Refleksi Gerakan KH Ahmad Dahlan dan Tantangan Peremajaan
Langkah historis tersebut, lanjut Jamal, juga diadopsi secara apik oleh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Bersama murid-murid terbaiknya yang mayoritas merupakan kaum muda, kreasi serta inovasi dakwah Muhammadiyah berkembang pesat dan diterima luas oleh masyarakat. Manifestasi dari gerakan muda kala itu melahirkan Penolong Kesengsaraan Umum (PKU), sekolah, panti asuhan, universitas, hingga berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berdiri kokoh hingga saat ini.
Meski demikian, Jamal memaparkan bahwa Muhammadiyah saat ini menghadapi tantangan serius dalam hal regenerasi. LPCRPM sebenarnya telah lama menetapkan target program peremajaan pimpinan Cabang dan Ranting minimal sebesar 40 persen. Namun, berdasarkan basis data aplikasi Sicara, realisasi peremajaan pimpinan muda saat ini masih berada di bawah angka 25 persen.
“Tentu ini PR (pekerjaan rumah) besar yang mesti dikejar. Karena itulah tema ini menjadi sangat penting untuk digaungkan,” tegasnya.
Apresiasi untuk Gombong dan Warisan Almarhum Pak Widi
Di sisi lain, dipilihnya Gombong sebagai tuan rumah CRM Award VII bukanlah tanpa alasan. Salah satu indikator keberhasilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong adalah kemampuan impresif mereka dalam mengakomodir anak-anak muda untuk aktif dan mengambil peran strategis dalam dakwah persyarikatan. Formasi ini menciptakan kolaborasi yang harmonis antara generasi senior dan generasi muda.
Secara khusus, Jamal memberikan penghormatan dan apresiasi tinggi terhadap fondasi yang telah diletakkan oleh tokoh Muhammadiyah setempat.
“Karenanya kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Almarhum Pak Widi di Gombong, khususnya dalam hal menggerakkan anak muda,” pungkas Jamaluddin.
