Penyelenggaraan penyembelihan kurban yang berlangsung selama ini, khususnya di wilayah Tirtonirmolo Barat Kasihan Bantul, sudah bagus dan merata secara penyelenggaraan dan distribusi daging kurbannya. Namun demikian ada banyak aspek dari penyelenggaraan kurban itu yang perlu dikaji lagi khususnya dari aspek fikihnya, yang biasanya dijalani selama ini dalam masyarakat apakah sudah sesuai dengan yang seharusnya (secara fikih).

Sebagaimana kita ketahui dalam penyelenggaraan kurban ada unsur shahibul kurban, panitia, penerima daging, dan hewan kurban itu sendiri dan masih banyak lagi. Bagaimana unsur-unsur itu dilihat dari segi fikihnya yang sudah berjalan selama ini. Dari sinilah PRM Tirtonirmolo Barat memandang perlu diadakan KAJIAN FIKIH KURBAN. Demikian disampaikan oleh H. Sofriyanto Solih Mu’tasim, Ketua PRM Tirtonirmolo Barat Kasihan Bantul.

Acara Kajian Fikih Kurban diselenggarakan Rabu 22 Mei 2024 mulai bakda isya di Masjid Al-Muthohar Bekelan yang merupakan masjid domisilinya Kantor PRM Tirtonirmolo Barat.

Acara kajian diikuti oleh 90an peserta perwakilan 13 takmir masjid/musala dan panitia kurban serta ‘Aisyiyah di Tirtonirmolo Barat, dengan pembicara Ustaz Asep Shalahudin, S.Ag., M.Pd.I. Dalam kajian tersebut Ustaz Asep Shalahudin memaparkan secara jelas hal-hal yang terkait dengan penyembelihan hewan kurban berdasar pengalaman yang selama ini terjadi di masyarakat dan dari tinjauan fikih, mulai tentang shahibul kurban, kedudukan panitia kurban, teknis penyembelihan, syarat penyembelih hewan kurban, teknis pembagian, kurban keroyokan, isu kontemporer kurban, sampai ke masalah hukum kulit hewan kurban yang dijual, dan lain-lainnya seputar pengalaman dan hukum/fikih dalam penyembelihan kurban.

Dipilihnya beliau sebagai pembicara karena sudah sangat sesuai dari beberapa latar belakang. “Beliau anggota Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sangat punya kapabilitas dan berkopenten dalam hal fikih ibadah yang sangat detil, beliau alumnus Darul Arqam Muhammadiyah Garut, satu almamater dengan Ustaz Adi Hidayat, sudah sabgat memadai dan menguasai”, jelas H. Sofriyanto.

Selanjutnya H. Sofriyanto menambahkan, “Ustaz Asep Shalahudin, S.Ag., M.Pd.I. itu juga bagian dari kami keluarga Muhammadiyah Tirtonirmolo Barat karena beliau tinggal tidak jauh dari Masjid Al-Muthohar tempat acara kajian dan di masjid itu juga kantor PRM┬ákami┬áberada”.