Dapatkan berita terbaru Cabang, Ranting dan Masjid Muhammadiyah di WhatsApp

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Mustika Cup Muhammadiyah Blora (MCMB) 2 Piala Ketua PDM Blora Tahun 2026. Kejuaraan yang digelar pada 1–2 Mei 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Blora ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten Blora, Bojonegoro, dan Rembang. Dalam ajang tersebut, kontingen At-Tajdid tampil luar biasa dengan meraih Juara Umum 1 kategori Pra Remaja serta mengumpulkan total 31 medali.

Secara rinci, pada kategori Seni Pra Remaja, At-Tajdid berhasil meraih 2 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu. Pada kategori Seni Remaja, diraih 1 medali emas. Sementara itu, pada kategori Tanding (Fighter) Pra-Remaja, kontingen berhasil mendominasi dengan 5 medali emas, 2 medali perak, dan 8 medali perunggu. Adapun pada kategori Tanding Remaja, berhasil ditambahkan 1 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu. Secara keseluruhan, At-Tajdid mengoleksi 9 medali emas, 7 medali perak, dan 15 medali perunggu.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran besar para pembimbing, yakni Winardi dan Rizki Oktavian, yang bertindak sebagai pelatih sekaligus pembina teknis. Keduanya berperan dalam membentuk kemampuan teknik, strategi bertanding, hingga mental juara para santri. Sementara itu, Ulfiyatu H. sebagai guru pendamping memiliki peran penting dalam memberikan dukungan moral, pengawasan, serta memastikan kelancaran kegiatan yang diikuti oleh para atlet berjalan baik dan stamina atlet tetap terjaga.

Salah satu atlet, Zharefa Zama, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. “Latihan yang kami jalani sangat disiplin dan tidak mudah. Banyak tantangan yang harus kami hadapi, tetapi Alhamdulillah hasil ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkembang,” ujarnya. Senada dengan itu, Siraj Dzakwan menyampaikan, “Kami belajar untuk tetap fokus, menjaga semangat, dan tidak menyerah. Pengalaman ini sangat berharga dan menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi ke depan.”

Direktur Pesantren At-Tajdid, A. Furqony, turut memberikan apresiasi tinggi. “Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan sinergi seluruh pihak. Kami sangat bangga atas capaian ini dan berharap dapat terus meningkatkan prestasi di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Capaian ini diraih melalui proses latihan yang intensif selama beberapa bulan. Para santri menjalani program latihan rutin yang mencakup penguatan teknik, peningkatan fisik, serta pembinaan mental. Tantangan seperti kelelahan, pengaturan waktu antara belajar dan latihan, serta tekanan saat bertanding menjadi bagian dari proses yang membentuk karakter juara.

Prestasi ini memberikan dampak positif yang besar bagi pesantren. Selain meningkatkan reputasi lembaga, capaian ini juga menjadi motivasi bagi para santri lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri. Ke depan, diharapkan prestasi ini dapat terus meningkat, baik di tingkat yang lebih tinggi maupun pada berbagai ajang kompetisi lainnya.

Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora sendiri dikenal dengan berbagai program unggulan seperti International Class Program (ICP), Trilingual Class, serta program bimbingan kejuaraan yang berkelanjutan sebagai upaya mencetak generasi unggul dan berprestasi di berbagai bidang.

Bagikan