Dapatkan berita terbaru Cabang, Ranting dan Masjid Muhammadiyah di WhatsApp

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – SMK Muhammadiyah 4 Padangan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat akademik. Salah satu peserta didiknya, Adam Aqila Sauqyi, siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), berhasil mengukir sejarah dengan menjadi satu-satunya siswa jenjang SMK se-Kabupaten Bojonegoro yang lolos ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) Jawa Timur pada bidang Matematika Tahun 2026. Prestasi tersebut diraih setelah Adam mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) yang diselenggarakan pada 18–19 Juni 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional.

Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMK Muhammadiyah 4 Padangan. Di tengah persaingan yang ketat antara peserta dari SMA, MA, dan SMK di Kabupaten Bojonegoro, Adam mampu menunjukkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah yang unggul sehingga berhak melangkah ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa siswa SMK tidak hanya kompeten dalam bidang vokasi, tetapi juga mampu bersaing pada kompetisi akademik bergengsi tingkat nasional.

Prestasi Adam merupakan hasil dari proses pembinaan yang terencana dan berkesinambungan. Di bawah bimbingan Cahya Ayu Sekar dan Mia Audina, Adam menjalani program pembinaan intensif berupa pendalaman konsep matematika, pembahasan soal-soal olimpiade, latihan berpikir analitis, simulasi kompetisi, serta evaluasi rutin. Kedua guru pembimbing tidak hanya membekali kemampuan akademik, tetapi juga membangun mental bertanding, rasa percaya diri, serta kedisiplinan yang menjadi bekal penting dalam menghadapi kompetisi.

Cahya Ayu Sekar menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kemauan Adam untuk terus belajar. Kami hanya mengarahkan, sedangkan keberhasilannya lahir dari ketekunan yang ia tunjukkan setiap hari. Semoga di tingkat provinsi nanti Adam dapat tampil lebih percaya diri dan memberikan hasil terbaik.”

Senada dengan itu, Mia Audina mengatakan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti pentingnya budaya belajar yang konsisten. “Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa bahwa tidak ada prestasi yang diraih secara instan. Dengan semangat belajar, latihan yang berkesinambungan, dan doa, setiap siswa memiliki kesempatan untuk mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.”

Adam Aqila Sauqyi mengaku bersyukur atas kesempatan yang telah diraihnya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa lolos ke tingkat Provinsi. Persiapan yang panjang, latihan soal yang rutin, dan dukungan dari guru, orang tua, serta teman-teman menjadi motivasi terbesar saya. Saya ingin memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Bojonegoro di tingkat Jawa Timur.”

Kepala SMK Muhammadiyah 4 Padangan, Moch. Nur Muadzin, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. “Kami mengucapkan selamat kepada Adam Aqila Sauqyi beserta para guru pembimbing atas prestasi yang luar biasa ini. Menjadi satu-satunya siswa SMK se-Kabupaten Bojonegoro yang lolos ke OSN Provinsi bidang Matematika merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan budaya belajar, berprestasi, dan berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi.”

Keberhasilan ini diraih melalui proses yang tidak mudah. Selama beberapa bulan, Adam menjalani latihan secara intensif dengan memperdalam materi matematika tingkat olimpiade, mengerjakan berbagai variasi soal, mengikuti simulasi, serta berdiskusi secara rutin bersama guru pembimbing. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah membagi waktu antara kegiatan pembelajaran di sekolah, tugas program keahlian TKJ, dan persiapan OSN yang membutuhkan konsentrasi serta ketekunan tinggi. Namun berkat disiplin, semangat belajar, dan dukungan penuh dari sekolah, seluruh tantangan tersebut mampu dilalui dengan baik.

Prestasi ini memberikan dampak positif bagi SMK Muhammadiyah 4 Padangan. Selain semakin menguatkan reputasi sekolah sebagai lembaga yang mampu melahirkan siswa berprestasi di bidang akademik maupun vokasi, keberhasilan Adam juga menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi terbaiknya. Sekolah berharap budaya berprestasi semakin tumbuh sehingga semakin banyak siswa yang mampu bersaing pada berbagai kompetisi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, maupun internasional.

Sebagai sekolah yang berkomitmen mencetak generasi unggul, SMK Muhammadiyah 4 Padangan terus mengembangkan berbagai program unggulan, seperti Program Diniyah Berbasis Sekolah Kejuruan, Kerjasama dengan DU/DI, Program Bimbingan Kejuaraan yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan akademik, karakter, kepemimpinan, dan daya saing peserta didik. Melalui berbagai program tersebut, sekolah optimistis akan terus melahirkan generasi berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, Muhammadiyah, dan Indonesia.

Kontributor: Alif Firmansyah

Bagikan