LPCR.OR.ID, PASAMAN BARAT- PDM Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) adakan Pelatihan Manajemen Masjid dan Mushalla Muhammadiyah Se-Kab. Pasaman Barat. Bertempat di Gedung MTsM Simpang Tigo Kec. Luhak Nan Duo, Kab. Pasaman Barat. Ahad, 2 Juni 2024 yang lalu. Pelatihan ini, dilatar belakangi karena jarangnya AUM berupa Masjid dan Mushalla Muhammadiyah mendapat perhatian dan pelatihan dari persyarikatan. Padahal AUM ini berperan besar dalam membina ummat dan kader persyarikatan, terutama  di tingkat Cabang-Ranting. 

Panitia Kegiatan, Ahda Fitri dan Robi Abadi menyampaikan akan pentingnya memperkuat peran Masjid dan MushallaMu sebagai pusat pembinaan kader, terutama di tingkat ranting. “Kegiatan kita ini pertama kali diadakan di Pasbar, pesertanya adalah dua orang masing-masing dari pengurus Masjid-Mushalla Muhammadiyah Pasbar dan yang sepaham dengan Muhammadiyah, jadi 58 orang dari 29  Masjid-Mushalla di Pasbar” ujar Robi.

Sementara itu, Ardinan (wakil Ketua PDM Pasbar) selaku Panitia pengarah juga menjelaskan pentingnya acara dan aktual untuk saat ini “kita terkadang mendengar hilangnya Masjid kita, atau diambil oleh paham lain, bahkan sampai bapak Prof. Abdul Mukti turut berkomentar baru-baru ini. Tentu kita PDM Pasbar perlu penataan dan memperkuat manajemen. Adapun Materi dan Narasumber Pelatihan Manajamen Masjid ini semuanya dari unsur PDM Pasbar, yakni: Bapak H.Ronaldi (Ketua) dengan materi Tuntunan Ibadah sesuai Tarjih di Masjid-Mushalla Muhammadiyah, Ardinan (Wakil ketua) materi Sosialisasi Pedoman PP Muhammadiyah tentang Masjid dan Mushalla. Mizlan (Wakil Ketua) dengan materi kriteria Masjid Unggulan Muhammadiyah, Denni Meilizon (Wakil Ketua) Materi Pengelolaan Perpusatakaan Masjid, dan Abror Lisman (sekretaris) dengan materi Administrasi dan Manajemen Masjid.” Jelas Ardinan

Mizlan, yang merupakan salah seorang narasumber pelatihan ini menyampaikan bahwa tidak akan lagi lama lagi ada Cabang-Ranting-Masjid award dan PDM Pasbar sedang mempersiapkan utusan dari Pasbar”saya (mizlan), Abror Lisman dam Kusnan baru mengikuti kegiatan sosialisasi Cabang-Ranting dan Masjid Award di Bukit Tinggi, bulan yang lalu, nah inilah yang menjadi materi saya, kriteria Masjid Unggulan. Dengan harapan kita semua dapat mewujudkan keungggulan secara bertahap. Masjid, Makmur memakmurkan, masalah-masjid solusinya” ujar Mizlan dengan Yel-yel pada kegiatan tersebut.

Pada bagianakhir acara, dibagikan buku dengan judul “Memakmurkan Masjid Muhammadiyah, unggul dan Berkemajuan” terbitan LPCRPM PP Muhammadiyah. Sebanyak 22 ekplar, secara gratis. Dengan dana infak H.Refri Andesta (Ketua Majelis Ekonomi PDM Pasbar) hamper Rp, 2 juta Rupiah. 

H. Ronaldi (Ketua PDM Pasbar), mengucapkan terima kasih kepada H. Refri, Panitia dan semua peserta yang hadir, karena hadir dengan semangat meskipun jarak yang jauh. “Alhamdulilah acara pelatihan Manajemen Masjid dan Mushalla ini untuk pertama kalinya diadakan di Pasbar, sukses. Terima kasih H. Refri, dan rekan-rekan PDM, panitia, para pengurus Masjid dan Mushalla, seperti dari Sitabu, Desa Baru, Koja Kinali, ini yang jauh-jauh. Tapi tetap semangat dan bergembira, apalagi tadi sudah disepakatai, rencana kita akan Studi Tiru Ke Masjid Al Falah Sragen Jawa Tengah dan Jogokaryan Yogyakarta, sekitar bulan Desember tahun 2024 ini. Mudah-mudah tercapai, InsyaAllah” harap Ronaldi.

Kontributor: Ardinan