Tunjukkan Karya Cabang Ranting-mu, menangkan hadiah puluhan juta rupiah!

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

SIDOARJO, LPCR.OR.ID — Kajian Tazkiyatun Nafs di Masjid Al Ikrom Wage: Ustadz Sholeh Drehem Ungkap Tiga Kunci Melatih Kesabaran

Kesabaran bukan sekadar kemampuan menerima keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan. Dalam kehidupan seorang Muslim, sabar merupakan kekuatan untuk tetap taat kepada Allah SWT, menjauhi larangan‑Nya, serta menerima takdir dan ketetapan‑Nya dengan hati yang lapang. Pesan tersebut menjadi salah satu pokok kajian Tazkiyatun Nafs yang disampaikan KH Muhammad Sholeh Drehem, Lc, M.Ag., Ketua Dewan Pembina STIDKI Ar Rahmah Surabaya, di Masjid Al Ikrom Wage, Kamis (15/10/2026). Kajian rutin Kamis Ketiga yang dimulai pukul 17.30 WIB ini diikuti 264 jamaah. Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan, terlebih panitia juga menyediakan takjil untuk berbuka puasa dan nasi kotak yang dibagikan setelah kajian.

Dalam kajian tersebut, Ustadz Muhammad Sholeh Drehem mengajak jamaah memahami bahwa sabar merupakan bagian penting dalam membentuk jiwa yang bersih, kuat, dan dekat dengan Allah SWT.

Tiga Macam Kesabaran

Ustadz Sholeh Drehem menjelaskan bahwa sabar dalam kehidupan seorang Muslim dapat dibagi menjadi tiga macam.

  1. Sabar dalam menjalankan perintah Allah SWT – agar Muslim tetap istiqamah melaksanakan kewajiban dan amal saleh meskipun lelah, sibuk, atau tantangan.
  2. Sabar dalam menjauhi larangan Allah SWT – menahan diri dari maksiat, tidak mengikuti hawa nafsu, tidak menyia‑nyiakan waktu untuk hal‑hal tidak bermanfaat.
  3. Sabar dalam menghadapi takdir dan qadha Allah SWT – ketika mengalami musibah, kehilangan, kesedihan, atau keadaan tidak sesuai harapan.

Ketiga bentuk kesabaran menunjukkan sabar bukan berarti pasif atau menyerah, melainkan kemampuan mengendalikan diri agar tetap dalam ketaatan kepada Allah SWT.

Allah Memberikan Kesabaran kepada Orang yang Bersabar

Ustadz membacakan hadis: “Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya (tidak meminta‑minta), niscaya Allah akan menjaganya. Barangsiapa merasa cukup, maka Allah akan mencukupkannya. Dan barangsiapa berusaha bersabar, maka Allah akan memberinya kesabaran. Tidaklah seseorang diberi pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Bukhari 1469, Muslim 1053).

Musibah Menjadi Penggugur Dosa

Ustadz mengingatkan ayat Al‑Baqarah 2:156 dan hadis: “Tidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kekhawatiran, kesedihan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus sebagian dosa‑dosanya karena hal itu.” (HR. Bukhari 5641, Muslim 2573).

Mengendalikan Emosi dan Memohon Pertolongan Allah

Doa yang diajarkan: “Ya Allah, aku berlindung kepada‑Mu dari kebingungan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, ketakutan dan kekikiran, lilitan utang dan tekanan orang‑orang.”

Kesabaran Dilatih Melalui Amal Saleh

Kehadiran shalat berjamaah, membaca Al‑Qur’an, qiamullail, mengikuti pengajian, menjauhi maksiat, memanfaatkan kesehatan dan waktu luang – semuanya latihan kesabaran sehari‑hari.

Kontributor: Mashuri (PRM Wage, Taman, Sidoarjo, Jawa Timur)

Bagikan