Dapatkan berita terbaru Cabang, Ranting dan Masjid Muhammadiyah di WhatsApp

Q
Logo Lpcr New

Kantor Jogja

Jalan KH. Ahmad Dahlan
No. 103 Yogyakarta 55262

Hubungi Kami

(0274) – 375025
0857 2963 8181 (WA)

LPCR.OR.ID – Yogyakarta – Dalam menghadapi permasalahan sampah yang kian meningkat, Masjid Al-Irsyad Yogyakarta meluncurkan Program Bank Sampah sebagai kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2026, dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan air hujan sebagai sumber daya yang bernilai.

Program Bank Sampah Masjid Al-Irsyad bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya, mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), serta memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis. Dalam pelaksanaan program ini, masyarakat berperan sebagai nasabah yang menyetorkan sampah yang telah dipilah sesuai jenisnya, seperti plastik, kertas, kardus, logam, dan botol bekas. Setiap jenis sampah dapat dikumpulkan dan diolah untuk berbagai kebutuhan, baik bagi individu maupun untuk kegiatan sosial masyarakat.

Pimpinan Masjid Al-Irsyad, bersama dengan komunitas relawan, aktif mengedukasi jamaah dan warga sekitar untuk berpartisipasi dalam Program Bank Sampah. Kegiatan ini juga mencakup sosialisasi mengenai manfaat menabung melalui program ini, serta cara mengelola sampah secara efektif. Melalui media permainan dan edukasi, anak-anak diajak mengenal pentingnya menjaga kebersihan dan dampak positif dari tindakan kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Bapak Ananto Isworo, yang menjadi informan utama, menjelaskan bahwa pengelolaan lingkungan yang baik mencakup pemeliharaan sumber daya air serta pengelolaan sampah. “Kita perlu memanfaatkan air hujan dan sampah bukan hanya sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan terbentuk kesadaran yang lebih besar di kalangan masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Program ini juga diharapkan mendatangkan manfaat tidak hanya bagi individu, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat.

Kegiatan ini menegaskan bahwa masjid juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan sosial, pendidikan, dan pelestarian lingkungan. Dengan edukasi yang dilakukan, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pola hidup yang lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan dan keberlanjutan.

Kontributor: Kelompok C1

Bagikan